Sinergi Aksi Lingkungan dan Literasi Keuangan: PKL Pengabdian Kepada Masyarakat Akuntansi FEB UNSRAT di Tomohon

Sinergi Aksi Lingkungan dan Literasi Keuangan: PKL Pengabdian Kepada Masyarakat Akuntansi FEB UNSRAT di Tomohon

TOMOHON 16/11/2025 – Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu, Kota Tomohon.
Tim Dosen dan Mahasiswa Jurusan Akuntansi berangkat dari Fakultas menuju Kota Tomohon menggunakan mobil pada pukul 07.00 WITA. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Panitia selaku dosen jurusan akuntansi FEB UNSRAT, Dr.Stanley Kho Walandouw, S.E.,M.Si,Ak,CA.

 

 

 

Sambutan Pembuka oleh Ketua Panitia Dr.Stanley Kho Walandouw, S.E.,M.Si,Ak,CA.

 

Kegiatan ini dibagi menjadi 2 (dua) sesi, yaitu diawali dengan bersih-bersih lingkungan sekitar yang di lakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Jurusan Akuntansi. Lokasi bersih-bersih dilaksanakan diseputaran kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu di Kota Tomohon sejak pukul 08.15-10.00 WITA. Para dosen dan mahasiswa Program Studi Akuntansi bahu-membahu membersihkan area sekitar Kantor Kelurahan Kinilow. Aksi ini menjadi simbol bahwa kehadiran civitas akademika tidak hanya membawa menara gading ilmu pengetahuan, tetapi juga kepedulian nyata terhadap kenyamanan ruang publik masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selanjutnya pada sesi kedua, yaitu pemaparan materi. Pemaparan materi dilakukan oleh salah satu guru besar akuntansi yang ahli dibidangnya yaitu Prof. Dr. Herman Karamoy, SE.,MSi., Ak., CA dengan materi terkait “Penguatan Pengelolaan Keuangan Digital UMKM di Kota Tomohon”. Memasuki agenda inti di aula kelurahan, pembicara utama untuk membedah urgensi pengelolaan keuangan. Mengingat UMKM adalah pilar ekonomi Tomohon, Prof. Herman menyoroti kendala umum antara lain tidak adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, rendahnya pemahaman mengenai pencatatan transaksi, serta belum tersusunnya laporan keuangan sederhana sebagai dasar evaluasi usaha. Kondisi ini menyebabkan pelaku UMKM sulit melakukan perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan bisnis secara tepat. Selain itu, minimnya kemampuan administrasi keuangan juga membuat UMKM kesulitan dalam mengakses pembiayaan, mengajukan pinjaman, maupun memenuhi persyaratan administratif ketika ingin mengembangkan usaha lebih lanjut.

 

Dekan FEB Dr. Victor P. K. Lengkong, S.E., M.Si., CWM

Kegiatan ini juga dihadiri oleh pimpinan Fakultas yaitu bapak Dr. Victor P. K. Lengkong, S.E., M.Si., CWM, selaku Dekan FEB Universitas Sam Ratulangi dan disambut hangat oleh pemerintah kota Tomohon setempat yaitu Lurah Kinilow Bapak Boy Undap,S.E dan Lurah Kinilow Satu Ibu Siska Mangundap,S.Kep. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini yaitu, 2 orang pemerintah Kota Tomohon, yaitu Lurah Kinilow dan Lurah Kinilow Satu, 35 orang Pelaku UMKM, 47 mahasiswa dan 33 orang dosen Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSRAT juga turut terlibat bersama dalam mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber.

Lurah Kinilow Bapak Boy Undap,S.E

Lurah Kinilow Satu Ibu Siska Mangundap,S.Kep

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Melalui kegiatan ini, Jurusan Akuntansi merasa perlu untuk memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Melalui program Penguatan Pengelolaan Keuangan UMKM di Tomohon, dosen dan mahasiswa berkolaborasi memberikan edukasi langsung terkait “Penguatan Pengelolaan Keuangan Digital UMKM di Kota Tomohon”. Kegiatan ini tidak hanya membantu UMKM memperbaiki tata kelola keuangan di era digital, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu akuntansi di lapangan. Dengan melibatkan pemerintah daerah sebagai mitra, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, yaitu di era digital pelaku UMKM di Kota Tomohon mampu mengembangkan usaha secara lebih terukur, berkelanjutan, serta memiliki dasar keuangan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depannya.

Kegiatan ini diharapkan sekaligus dapat mempererat hubungan kolaboratif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi para dosen dan mahasiswa. Acara ditutup pada pukul 12.30 WITA dengan komitmen bersama untuk melanjutkan pendampingan melalui pengembangan modul pelatihan keuangan digital yang lebih mendalam bagi masyarakat Tomohon.