MANADO 20/11/2025 – Seminar Nasional Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi sukses digelar, dengan menghadirkan lebih dari 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi, pelaku UMKM, dan mahasiswa FEB Unsrat. Bertempat di Auditorium FEB Unsrat, kegiatan ini mengusung tema strategis “Strategi Penguatan Kapasitas Keuangan Sektor Ekonomi Kreatif dan UMKM melalui Inovasi dan Transformasi Akuntansi Digital” yang menegaskan peran kampus sebagai motor penggerak literasi keuangan digital di daerah.
Acara dibuka secara resmi oleh  Prof. Dr. Ir. Oktovian B. A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng, didahului laporan Ketua Panitia dan sambutan jajaran pimpinan fakultas. Kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, BSc., M.T, sebagai keynote speaker melalui daring, semakin menguatkan posisi seminar ini sebagai ajang bergengsi yang menjembatani kolaborasi nasional antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha.

Materi pertama oleh Ali Manshur, S.E., M.E., Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, yang menyoroti sinergi pemerintah dan pelaku UMKM dalam mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya inovasi akuntansi digital sebagai fondasi pengelolaan keuangan yang profesional agar UMKM mampu naik kelas dan bersaing di era ekonomi kreatif. Materi kedua dibawakan oleh perwakilan Bank Indonesia, Renold Asri, S.E.,M.M.,Ak.,CA yang memaparkan peran BI dalam mendukung literasi keuangan melalui digitalisasi akuntansi UMKM, salah satunya melalui aplikasi SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan). Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelaku usaha melakukan pencatatan keuangan secara digital dan menghasilkan laporan keuangan yang lengkap serta akurat, baik melalui versi web maupun mobile.

Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung interaktif, di moderatori oleh Perwakilan UMKM Bapak Tommy Ch. Lanawaang,ST, terutama terkait penerapan aplikasi pencatatan keuangan digital dan tantangan literasi keuangan di lapangan, menunjukkan antusiasme peserta terhadap penguatan kapasitas keuangan UMKM. Dari kegiatan ini, terbangun jejaring kerja sama antara Unsrat, kementerian terkait, dan Bank Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Jurusan Akuntansi FEB Unsrat sebagai rujukan pengembangan ilmu akuntansi digital dan ekonomi kreatif di Indonesia Timur.